2 Mei 2016, merupakan hari saya
memecahkan rekor pribadi saya.
Karena akhirnya dalam sejarah
saya, saya berhasil nonton film Ada Apa Dengan Cinta, meskipun AADC 2 sih.
Kenapa menjadi begitu special, karena jujur saja saya bukanlah penggemar film
AADC, bahkan saya tidak pernah khatam menonton film AADC 1 yang tayang dari
jaman saya masih bau kencur. Hal yang membuat saya akhirnya memutuskan nonton AADC
2 adalah karena Melly Goeslaw yang merupakan salah satu musisi yang saya sukai
dan tentunya Dian Sastro yang semakin cantik setiap harinya.
Perlu anda ketahui bahwa rilis
dari film garapan anak bangsa ini berjarak satu hari dengan film yang pastinya
sudah ditunggu-tunggu dan menjadi trending topik di seluruh dunia yaitu CIVIL WAR. Yang artinya prediksi awalnya bahwa AADC 2 bisa saja sepi peminat dan
terkalahkan oleh film besutan holywood tersebut.
Tapi faktanya, saat saya masuk ke
bioskop di hari kerja yang harusnya sepi, tapi “Tara”, benar-benar ramai tidak
seperti biasanya. Awalnya saya memprediksi mungkin mereka akan menonton CIVIL
WAR, tapi saya salah besar. Ternyata AADC 2 menjadi saingan berat CIVIL WAR
dalam hal ini, bahkan usut punya usut penayangan di hari ketiga hampir menembus
angka 1 juta penonton. Melihat euphoria AADC 2 ini, pasti banyak yang mikir
bahwa AADC 2 ini laris manis tanjung kimpul, hanya karena gimik kesuksesan film
sekuel sebelumnya kan.
Eitss....... tunggu dulu, silahkan baca
review saya tentang film ini, baru anda boleh menyimpulkan akan nonton film
ini atau tidak.
Bagi saya yang mungkin bukan
penggemar film ini, dari awal saya tidak pernah berekspektasi tinggi saat
menonton film ini.
Sehingga saya tidak mengharapkan
sebuah sajian yang muluk-muluk. Bagi saya bisa memahami ceritanya saja sudah cukup. Namun, ternyata saat saya menonton film ini semua anggapan saya barusan sirna seketika dan saya benar-benar
menikmatinya. Saya yang tidak begitu suka dengan film-film percintaan yang menawarkan hal-hal klise. Tapi AADC 2 benar-benar membuat saya terhipnotis dengan akting setiap pemeran di film ini.
Sumpah, Dian Sastro (Cinta) cantik
sekali dan semakin dewasa pembawaan dan aktingnya. Nicholas Saputra (Rangga)
pun semakin matang dan bagus aktingnya. Chemistry mereka berdua benar-benar
juara, mungkin karena chemistry mereka sudah terbangun dan tersimpan melegenda
dalam kharakter Cinta dan Rangga. Dan sumpah bahasa kalimat-kalimatnya tingkat
tinggi, saya yang bukan pecinta sastra puisi kadang meraba-raba dengan maksud
lontaran-lontaran sajak yang mereka ungkapkan. Tapi anehnya film tersebut tidak
memberikan ruang jemu kepada kita. Emosi penonton dimainkan oleh alur cerita
dari awal sampai akhir.
Satu lagi kharakter yang menurut
saya membuat film ini menjadi semakin menarik adalah adanya Sessy Prescillia
(Milly). Menurut saya dia berhasil membawa nuansa yang lucu dan menggelikan
dengan kelemotan dan kepolosannya. Dan saya ingin berteriak , “Bravo Milly”.
Poin terbaik yang saya akan
berikan dan hal yang paling saya suka. Pokoknya saya mau beri 4 jempol untuk film ini adalah
penyajian sinematografi yang menurut saya keren dan cantik (beautifully
wrapped). Saya adalah seseorang yang sangat detail jika tentang film, aspek
yang paling penting menurut saya dalam sebuah film selain alur cerita dan akting
pemainnya adalah sinematografi yang disajikan dalam film tersebut. Kebanyakan
film-film Asia atau di Negara kita, masih sering menggunakan detail-detail
sinematografi yang menurut saya kadang kurang pas. Namun, di AADC2 Saya
benar-benar merasa emosi saya ikut masuk kedalam film ini dikarenakan detail
yang bagus dan cantik dalam penyajian sinematografinya. Terima kasih Mira
Lesmana dan Riri Reza, film ini punya ketiga aspek tersebut. Jika kalian di
sana, saya pasti sudah melakukan standing ovation untuk film ini.
Kemudian, pastinya gong dari film
ini memang adalah Lagu-lagu Melly Goeslaw sebagai ratu soundtrack film
Indonesia, benar-benar mengaduk-aduk perasaan penonton. Lirik yang cantik dan musik
yang catchy atau easy listening bikin saya ikutan baper di beberapa bagian.
Apalagi saya nonton sendirian dan yang lain bawa pasangannya. Tambahlah hati
saya teraduk-aduk begitu dalamnya (Sambil tertawa pahit lol)
Jika bicara kekurangan, menurut
saya minus dari film ini adalah ada beberapa sound effect yang menurut saya
memekakan telinga. Terutama saat lagu-lagu dengan drum diputar sebagai
backsound music, terasa masih kurang halus dan kadang malah terkesan annoying.
Kemudian beberapa detail tokoh figuran yang terlalu noticeable sekali
bolak-balik, yang malah menambah kesan konyol di film ini.
Tapi diluar itu, saya akan tetap
acungi jempol untuk film ini. Saya beri nilai 8,5 dari 10 untuk film luar biasa
ini. Ditambah film ini benar-benar mengeksplorasi keindahan jogja, dan sumpah
scene pas di puntuk saat memandang hamparan alam menjelang matahari terbit itu
benar-benar bikin saya malah jadi ikutan baper ingin lebih maksimal mengeksplore
kota cantik Jogja.
Bravo, Bravo dan Bravo!!!!! AADC
2!!!!!
Saya sangat merekomendasikan film
ini untuk masuk ke list film kalian yang harus kalian tonton. Saya tidak akan membocorkan akhir ceritanya, agar kalian semakin penasaran dengan filmnya. Apa salahnya
mendukung perfilman Indonesia. Saya sangat mengharapkan sineas perfilman
Indonesia semakin berkembang dan lebih banyak menghasilkan film-film
berkualitas. Percayalah bahwa film AADC ini bisa kalian pertimbangkan untuk
kalian tonton, namun sedikit saran sebelum menonton. Bagi kalian yang tidak
menonton film aadc 1, kalian harus cari tahu karakter dan kisah garis besar
cerita di film pertamanya. Karena ada hal-hal yang hanya kalian akan pahami
setelah kalian memahami basic dari film AADC 1 ini.
Intinya AADC 2 Worth To Be
Watched!!!!
Selamat menonton dan menikmati
film AADC 2, dan terus dukung perfilman Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar